UMKM Dalam Perspektif Pembiayaan Inklusif Di Indonesia

  • Darwin Syamsulbahri Pusat Penelitian Ekonomi - LIPI
Keywords: UMKM, Informal, Kredit, Mikro, Inklusif

Abstract

Kajian ini di latar belakangi oleh pentingnya peranan UMKM di satu sisi, namun di sisi lain posisi UMKM sebagai representasi ekonomi mayoritas rakyat masih sangat lemah. Salah satu sumber masalah yang menghambat perkembangan UMKM adalah ketidakadilan akses pembiayaan usaha terutama dari pihak perbankan yang faktanya lebih dominan memberikan kredit pada segelitir pelaku usaha yakni kelompok usaha menengah dan besar dibandingkan untuk UMKM. Kajian ini di tujukan menggambarkan kondisi UMKM dan pembiayaannya serta masalah-masalah yang menyertainya yang diharapkan menyediakan input bagi otoritas pembangunan/pemerintah yang pada gilirannya memberikan kesadaran dan kepedulian yang memadai. Metode analisis kajian ini merupakan deskriptif-kualitatif yang dapat menjelaskan kondisi UMKM dan pembiayaannya serta permasalahannya, yang selanjutnya dilengkapi rekomendasi bagi perbaikan kondisi tersebut. Sebagai mayoritas usaha, UMKM memiliki akses yang terbatas terhadap modal terutama kredit dari lembaga keuangan Bank, dimana hanya memperoleh sekitar seperenam pangsa kredit nasional. Bahkan  dilihat “usaha mikro (98,77 persen dari pelaku usaha) tahun 2013 hanya memperoleh pangsa kredit sekitar 3 persen saja. Upaya pengembangan skim kredit/pembiayaan UMKM yang disebut sebagai bagian dari “financial Inclusion” sangat diperlukan dalam mempercepat pembagunan berkualitas. Struktur PDB yang dikuasai sedikit orang merupakan ancaman bagi tujuan pembangunan dan tujuan keberadaan Negara. Oleh karena itu sangatlah perlu dan segera adanya prioritas kebijakan dan implementasinya untuk memperbesar kemampuan UMKM berkontribusi pada PDB nasiohal sehingga dapat disimpulkan perlunya pembinaan UMKM untuk bertambah kapasitasnya menuju sektor formal dan secara simultan perlu pula sistem pembiayaan mikro bergerak ke arah tempat pertemuan/inteseksi antara kapasitas pemenuhan syarat formalitas UMKM dan syarat-syarat minimal sistem pembiayaan mikro bisa dipenuhi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Darwin Syamsulbahri, Pusat Penelitian Ekonomi - LIPI
Researcher

References

BPS, 2014, Statistik Indonesia, Jakarta.

BPS, 2015, Statistic Perbankan Indonesia, Vol 13 No.9, Agustus 2015, Jakarta.

Burger, Nicholas, Dkk., 2014, Reforming Policies for Small and Medium Sized

Enterprises in Indonesia, RAND Labor and Population, Project Report for

TNP2K, Jakarta.

Darwin, 2001, Ekonomi Indonesia Di Antara Perekonomian Negara-Negara

APEC Menjelang Globalisasi, dalam Thoha, Mahmud, Globalisasi, Krisis

Ekonomi Dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan, Jakarta: P2E LIPI.

Darwin dan Lyra, 2014, Pentingnya “Scalling Up” dan Perluasan Program IPTEKDALIPI

dalam Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Bulletin IPTEKDALIPI, Edisi

Khusus, Jakarta, LIPI-Press..

Farrell, Diana, 2004, The HiddenDangers of Informal Economy, Mc Kinsey Quartely, 3,

dalam Nicholas Burger, Dkk., 2014, Reforming Policies for Small and Medium Sized

Enterprises in Indonesia, RAND Labor and Population, Project Report for

TNP2K, Jakarta.

Hsieh, Chang-Tai and Klenow, Peter J., 2009, Misallocation and Manufacturing TFP in

China and India, Quartely Journal of Economic, 124, dalam Nicholas Burger, Dkk.,

, Reforming Policies for Small and Medium Sized Enterprises in Indonesia,

RAND Labor and Population, Project Report for

TNP2K, Jakarta.

Info UKM, 29 Nopember 2004, Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta.

Manning,C, 2000, Labour Market Adjustment to Indonesias Economic Crisis Contex, Trend

and Implications’, Bulletin of Indonesian Economic Studies, Vol. 36, no. 1,

pp. 105-36.

Hubeis, Musa, 2009, Prospek Usaha Kecil Dalam Wadah Inkubator Bisnis, Ghalia

Indonesia, Bogor.

Tambunan, Tulus T.H., 2009, UMKM Di Indonesia, Ghalia Indonesia, Bogor.

Tambunan, Tulus T.H., 2016, Pembangunan Ekonomi Inklusif, Sudah Sejauh Mana Indonesia?, Jakarta: LP3ES.

Kemeterian Koordinator Bidang Kesra RI, 2009, Program Pengembangan Keuangan

Mikro Di Indonesia, Informasi Umum, Jakarta.

Ledgerwood, Joanna, 2012, The New Microfinance Handbook: A Financial Market

System Perspective, Word Bank, Washington D.C

Nugroho, A.E. ,2011. Microfinance Development in Indonesia: Market Segmentation, Sosial Capital and Welfare Outreach to the Poor in Rural Java, Saarbrucken, Germany: Lambert Academic Publishing.

Nugroho, A.E., 2017, Politik Ekonomi Kredit Program Untuk Pemberdayaan Usaha Mikro-Kecil: Dari Bimas Hingga Kredit Usaha Rakyat, Bab 5 Dalam Buku, Saptia, Yeni dan Nugroho, A.E., (eds), 2017, Penguatan Peran Program Kredit Mikro Dalam Mendorong Pengembangan UMKM Di Sektor Pertanian, Jakarta: LIPI-Press.

Rahayu, Sri Lestari, 2005, Analisis Peranan Perusaan Modal Ventura Dalam

Mengembangkan UKM Di Indonesia, Kajian Ekonomi dan Keuangan, Badan

Pengkajian Ekonomi, Keuangan dan Kerjasama Internasional.

Tri Subari, Sri Mulyati, 2004, Kebijakan dan Strategi Pengembangan Bank Indonesia

dalam Mendukung Pelayanan Keuangan yang Berkelanjutan bagi Usaha Mikro,

Kecil dan Menengah, Deputy Direktur, Direktorat Pengawasan Bank Perkreditan

Rakyat.

Winarni, Sri, 2006, Strategi Pengembangan Usaha Kecil Melalui Peningkatan

Aksesibilitas Kredit Perbankan, Infokop Nomor 29, Tahun XXII, 2006.

Zulfikar,Rizka, Strategi Pengembangan UMKM dengan Mengatasi Permasalahan

UMKM Dalam Mendapatkan Kredit Usaha, Kalselventura.wordpress.com

Wahid, Nusron, 2014, Keuangan Inklusif, Membongkar Hegemoni Keuangan; Peran

Kredit Usaha Rakyat Dalam Menurunkan Kemiskinan dan Pengangguran, KPG

Bekerjasama dengan Inter Café IPB dan OJK, Jakarta.

Published
2018-06-29
How to Cite
Syamsulbahri, Darwin. 2018. “UMKM Dalam Perspektif Pembiayaan Inklusif Di Indonesia”. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan 26 (1), 59-76. https://doi.org/10.14203/JEP.26.1.2018.59-76.
Section
Article